Menu - Pages

Pages

APLIKASI ALAT UNGKAP MASALAH (AUM) SMA


Salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang guru bimbingan dan konseling (konselor) adalah memahami konseli secara mendalam, termasuk didalamnya adalah memahami kemungkinan-kemungkinan masalah yang dihadapi konseli. Melalui pemahaman yang adekuat tentang masalah-masalah yang dihadapi konseli, seorang konselor selanjutnya dapat menentukan program layanan bimbingan dan konseling, baik yang bersifat preventif, pengembangan maupun kuratif, sehingga pada gilirannya diharapkan upaya pemberian layanan dapat berjalan lebih efektif.

PERMENDIKBUD NOMOR 53 TAHUN 2015 TENTANG PENILAIAN

Poin penting dari Permendikbud 53/2015 TENTANG PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN PADA PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH:
* bahwa belum ada Peraturan Menteri yang mengatur tentang penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan untuk pelaksanaan kurikulum 2013
* bahwa belum ada Peraturan Menteri yang mengatur tentang penilaian hasil belajar oleh pendidik dan satuan pendidikan untuk pelaksanaan kurikulum 2006
* Peraturan Menteri ini bertujuan mengatur Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Menengah dalam pelaksanaan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.
* Lingkup Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik mencakup aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan.
* Lingkup Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan mencakup aspek pengetahuan dan aspek keterampilan.
* Perancangan strategi penilaian oleh pendidik dilakukan pada saat penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berdasarkan silabus.
* Penilaian aspek sikap dilakukan melalui observasi/pengamatan sebagai sumber informasi utama dan pelaporannya menjadi tanggungjawab wali kelas atau guru kelas.
* Penilaian aspek pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan sesuai dengan kompetensi yang dinilai.
* Penilaian keterampilan dilakukan melalui praktik, produk, proyek, portofolio, dan/atau teknik lain sesuai dengan kompetensi yang dinilai.
* Hasil penilaian sikap dilaporkan dalam bentuk predikat dan/atau deskripsi.
* Hasil penilaian pengetahuan dan keterampilan dilaporkan dalam bentuk nilai, predikat dan deskripsi pencapaian kompetensi mata pelajaran.

* Pasal 10
(1) Hasil belajar yang diperoleh dari penilaian oleh pendidik digunakan untuk menentukan kenaikan kelas peserta didik.
(2) Peserta didik dinyatakan tidak naik kelas apabila hasil belajar dari paling sedikit 3 (tiga) mata pelajaran pada kompetensi pengetahuan, keterampilan belum tuntas dan/atau sikap belum baik.
(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak berlaku bagi peserta didik SDLB/SMPLB/SMALB/SMKLB.

* Ketentuan lebih lanjut mengenai perencanaan, pelaksanaan, pengolahan, pemanfaatan dan tindak lanjut penilaian hasil belajar peserta didik oleh pendidik dan Satuan Pendidikan serta format rapor ditetapkan dalam bentuk Panduan Penilaian oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dengan berkoordinasi dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.
* Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.


Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015 (downlod disini


Link Aplikasi Lainnya:
- Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar (SD)
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI)
- Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Baru Untuk SMP-MTs/SMA-MA
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMP Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk MTs Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMA Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk MA Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMK Tahun 2016 

- Aplikasi Penelusuran Gaya Belajar Siswa
- Aplikasi Analisis Hasil Ulangan Harian (AHUH)
- Aplikasi Analisis Butir Soal (ABS) Pilihan Ganda 
- Analisis Butir Soal (ABS) Uraian
- Apilkasi Penelusuran Minat Siswa SMP 

APLIKASI SUPERVISI ADMINISTRASI PERENCANAAN-PENILAIAN PEMBELAJARAN

Supervisi merupakan tugas Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah. Supervisi bertujuan untuk meningkatkan layanan pembelajaran serta kualitas pendidikan di suatu sekolah. Supervisi tidak bertujuan mencari kesalahan Guru namun menjamin agar pelaksanaan pendidikan berjalan sesuai dengan standard.

Aplikasi ini bertujuan untuk memberi informasi kepada Guru tentang apa saja yang ditagih dalam administrasi peencanaan pembelajaran serta administrasi penilaian pembelajaran. Bagi kepala sekolah/pengawas sekolah, aplikasi ini memudahkan penentuan kesimpulan dan nilai capaian guru yang disupervisi.

Untuk mendapatkan aplikasi supervisi administrasi perencanaan dan penilaian pembelajaran (klik disini).

Semoga Bermanfaat.


Link Aplikasi Lainnya:
- Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar (SD)
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI)
- Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Baru Untuk SMP-MTs/SMA-MA
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMP Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk MTs Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMA Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk MA Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMK Tahun 2016 

- Aplikasi Penelusuran Gaya Belajar Siswa
- Aplikasi Analisis Hasil Ulangan Harian (AHUH)
- Aplikasi Analisis Butir Soal (ABS) Pilihan Ganda 
- Analisis Butir Soal (ABS) Uraian
- Apilkasi Penelusuran Minat Siswa SMP