๐๐๐ง๐ ๐๐ง๐๐ฅ๐ข ๐๐ข๐ซ๐ข ๐๐๐ง ๐๐๐ซ๐๐ง๐ง๐ฒ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐ง๐๐ข๐๐ข๐ค
Sebagai Pendidik tentu sudah seharusnya mampu mengenali karakteristik dan kebutuhan murid. Akan tetapi hal yang paling mendasar juga harus dimulai dari diri sendiri yaitu mengenali kekuatan dan kelemahan diri. Video ini mengajak Ibu dan Bapak Guru merefleksikan kekuatan dan kelemahan yang kita punyai, lalu bagaimana kita dapat mengelola apa yang kita miliki tersebut untuk berperan mendidik murid-murid kita.
Pendidik mempunyai peran penting dalam proses belajar mengajar. Dalam buku Landasan Pendidikan dikatakan bahwa: โpendidik adalah semua anggota masyarakat yang bertugas membimbing, mengajar, serta dapat membantu perkembangan kepribadian seseorang dan mengarahkan- nya pada tujuan pendidikanโ
(Rubiyanto, 2003: 39).
Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen disebutkan bahwa guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevalusi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan menengah.
๐๐ข๐๐๐ค ๐๐ข๐ฉ๐ฎ๐ง๐ ๐ค๐ข๐ซ๐ข ๐๐๐ก๐ฐ๐ ๐ฉ๐๐ซ๐๐ง ๐ ๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐ง๐ ๐๐ญ๐ฅ๐๐ก ๐ฉ๐๐ง๐ญ๐ข๐ง๐ ๐๐๐ ๐ข ๐ฉ๐๐ซ๐ค๐๐ฆ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฆ๐ฎ๐ซ๐ข๐.
๐๐ฎ๐ซ๐ฎ
Guru adalah sosok yang dapat membentuk jiwa dan watak peserta didik. Guru mempunyai kekuasaan untuk membentuk dan membangun kepribadian anak didik menjadi seorang yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa.
Guru bertugas mempersiapkan manusia susila yang dapat diharapkan membangun dirinya dan membangun bangsa dan Negara. Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen disebutkan bahwa guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevalusi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan menengah.
๐๐ฎ๐ ๐๐ฌ ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ
Tugas Guru Secara Umum adalah mendidik, dalam oprasionalisasinya mendidik adalah rangkaian proses mengajar, memberikan dorongan, memuji, menghukum, membentuk contoh dan membiasakan.
๐๐ฎ๐ ๐๐ฌ ๐ค๐ก๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฌ
๐. ๐๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐ง๐ ๐๐ฃ๐๐ซ
Sebagai pengajar (intruksional), guru bertugas merencanakan program pengajaran, melaksanakan program yang telah disusun dan melaksanakan penilaian setelah program itu dilaksanakan.
๐. ๐๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐ง๐๐ข๐๐ข๐ค
Sebagai pendidik (edukator) guru bertugas mengarahkan peserta didik pada tingkat kedewasaan yang berkepribadian sempurna.
๐. ๐๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐ฆ๐ข๐ฆ๐ฉ๐ข๐ง
Sebagai pemimpin, guru bertugas memimpin dan mengendalikan diri sendiri, peserta didik dan masyarakat yang terkait, menyangkut upaya pengarahan, pengawasan, pengorganisasian, pengontrolan, partisipasi atas program yang dilakukan.
๐๐ง๐ ๐ข๐ง ๐๐๐ง๐ฃ๐๐๐ข ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐๐๐ฉ๐๐ซ๐ญ๐ข ๐๐ฉ๐ ๐๐๐ฒ๐?
Murid seringkali terinspirasi dari Ibu dan Bapak gurunya. Tentu sebagai guru, kita ingin memberikan pengaruh-pengaruh yang baik di masa depan murid. Video ini mengajak kita memproyeksikan menjadi guru seperti apa di masa depan?
Beberapa peranan yang dianggap paling dominan dan diklasifikasikan sebagai berikut:
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐ซ๐ ๐๐ง๐ข๐ฌ๐๐ญ๐จ๐ซ
Guru berperan untuk menciptakan proses edukatif yang dapat dipertanggungjawabkan, baik secara formal (kepada pihak yang mengangkat dan menugaskannya) maupun secara moral(kepada sasaran didik,serta Tuhan yang menciptakannya).
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐ฆ๐จ๐ง๐ฌ๐ญ๐ซ๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai demonstrator dan pengajar, guru hendaknya senantiasa menguasai bahan atau materi pelajaran yang akan diajarkan serta senantiasa mengembangkan dan meningkatkan kemampuan yang dimilikinya.
Salah satu yang harus diperhatikan oleh guru bahwa ia sendiri adalah pelajar. Ini berarti bahwa guru harus belajar terus-menerus. Dengan cara demikian ia akan memperkaya dirinya dengan berbagai ilmu pengetahuan sebagai bekal dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengajar dan demonstrator serta mampu memperagakan apa yang diajarkannya secara didaktis sehingga apa yang disampaikan itu betul-betul dimiliki oleh anak didik.
Seorang guru hendaknya mampu dan terampil dalam merumuskan TPK serta memahami kurikulum. Selain itu, guru juga harus memahami dirinya sebagai sumber belajar dan terampil dalam memberikan informasi kepada peserta didik. Sebagai pengajar ia pun harus membantu perkembangan peserta didik untuk dapat menerima, memahami, serta menguasai ilmu pengetahuan. Dengan demikian seorang guru akan dapat memainkan peranannya sebagai pengajar dengan baik.
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐ง๐ ๐๐ฅ๐จ๐ฅ๐ ๐๐๐ฅ๐๐ฌ
Guru dalam peranannya sebagai pengelola kelas, hendaknya mampu mengelola kelas sebagai lingkungan belajar serta mengorganisasikan lingkungan sekolah. Lingkungan ini diatur dan diawasi agar kegiatan-kegiatan belajar terarah pada tujuan-tujuan pendidikan.
Pengawasan terhadap lingkungan belajar itu turut menentukan sejauh mana lingkungan tersebut menjadi lingkungan belajar yang baik. Lingkungan yang baik bersifat menantang dan merangsang peserta didik untuk belajar, memberikan rasa aman dan kepuasan dalam mencapai tujuan.
Kualitas dan kuantitas belajar peserta didik di dalam kelas bergantung pada banyak faktor, antara lain ialah guru, hubungan pribadi antara peserta didik di dalam kelas, serta kondisi umum dan suasana di dalam kelas.
Tujuan umum pengelolaan kelas ialah menyediakan dan menggunakan fasilitas kelas untuk bermacam-macam kegiatan belajar dan mengajar agar mencapai hasil yang baik. Sedangkan tujuan khususnya adalah mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memperoleh hasil yang diharapkan.
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐
๐๐ฌ๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai fasilitator, guru mamberikan fasilitas atau kemudahan dalam proses belajar-mengajar.
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐๐๐ข๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai mediator, guru hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan, karena media pendidikan merupakan alat komunikasi untuk lebih mengefektifkan proses belajar-mengajar.
Media pendidikan merupakan dasar yang sangat diperlukan yang bersifat melengkapi dan merupakan bagian integral demi berhasilnya proses pendidikan dan pengajaran di sekolah. Guru tidak cukup memiliki pengetahuan tentang media pendidikan, tetapi juga harus memiliki keterampilan memilih dan menggunakan serta mengusahakan media itu dengan baik.
Untuk menjadi guru perlu mengalami latihan-latihan praktik secara kontinu dan sistematis, baik melalui pre-service maupun inservice training. Pemilihan dan penggunaan media pendidikan harus sesuai dengan tujuan, materi, metode, evaluasi, kemampuan guru serta minat dan kemampuan peserta didik.
Sebagai mediator guru pun menjadi perantara dalam hubungan antar manusia. Untuk keperluan itu guru harus terampil menggunakan pengetahuan tentang bagaiman orang berinteraksi dan berkomunikasi. Tujuannya agar guru dapat menciptakan secara maksimal kualitas lingkungan yang interaktif.
Dalam hal ini ada tiga macam kegiatan yang dapat dilakukan oleh guru, yaitu mendorong berlangsungnya tingkah laku sosial yang baik, mengembangkan gaya interaksi pribadi, dan menumbuhkan hubungan positif dengan para peserta didik.
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐จ๐ญ๐ข๐ฏ๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai motivator, guru hendaknya dapat mendorong anak didik agar semangat dan aktif belajar.
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐ง๐ฌ๐ฉ๐ข๐ซ๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai inspirator, guru harus memberikan inspirasi bagi kemajuan belajar peserta didik. Persoalan belajar adalah masalah utama anak didik, guru harus dapat memberikan petunjuk bagaimana cara belajar yang baik.
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐ฅ๐ข๐ฆ๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai klimator, guru berperan untuk menciptakan iklim belajar yang kondusif dan menyenangkan.
๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐ง๐๐จ๐ซ๐ฆ๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai informator, guru harus bisa menjadi sumber informasi kegiatan akademik maupun umum
๐๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐ง๐ข๐ฌ๐ข๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai inisiator, guru harus dapat menjadi pencetus ide-ide kemajuan dalam pendidikan dan pengajaran.
๐๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐ฌ๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐ฎ๐ฅ๐ฆ๐ข๐ง๐๐ญ๐จ๐ซ
Sebagai kulminator, Guru adalah orang yang mengarahkan proses belajar secara bertahap dari awal hingga akhir (kulminasi). Dengan rancangannya peserta didik akan melewati tahap kulminasi, suatu tahap yang memungkinkan setiap peserta didik bisa mengetahui kemajuan belajarnya.
๐๐. ๐๐ฎ๐ซ๐ฎ ๐๐๐๐๐ ๐๐ข ๐๐ฏ๐๐ฅ๐ฎ๐๐ญ๐จ๐ซ
Setiap jenis pendidikan atau bentuk pendidikan, pada waktu tertentu selama satu periode pendidikan, guru selalu mengadakan evaluasi atau penilaian terhadap hasil yang telah dicapai, baik oleh pihak terdidik maupun oleh pendidik.
No comments:
Post a Comment
Mohon Saran dan Kritik untuk Pengembangan Blog lebih baik.