Media berbagi pengetahuan, pengalaman, informasi terkait penerapan kurikulum 2013, file aplikasi yang berguna bagi pendidikan.

Kisah Air Mata Kejujuran Ka'ab bin Malik

Bismillahirrahmanirrahim.
Kaab bin Malik
Matahari gurun kala itu sangat tidak ramah.  Seakan begitu dekat di ubun-ubun kepala yang berada di bawahnya.  Dan hari itu, Rasulullah mengumumkan perang kepada segenap kaum muslimin.  Perjalanan yang panas dan teramat jauh, serta lawan yang benar-benar tangguh membuat beliau berupaya untuk mempersiapkan pasukannya jauh-jauh hari dengan rencana yang sangat matang.  Padahal sebelumnya dalam setiap peperangan beliau selalu merahasiakannya.

Adalah seorang sahabat bernama Ka'ab bin Malik.  Dia salah seorang sahabat yang tidak pernah absen pada setiap peperangan bersama Rasulullah SAW, kecuali dalam peperangan yang justru telah terencana ini.  Kala orang-orang menuju Tabuk, kala seluruh kaum muslimin menyambut seruan mulia ini, Ka'ab bin Malik tertinggal karena kemalasannya sendiri.

"Ketidakikutsertann-ku dalam perang Tabuk itu memang kelalaianku sendiri karena urusan dunia,"ujarnya.  "Padahal ketika itu keadaan ekonomiku jauh lebih baik daripada hari-hari sebelumnya.  Demi Allah, aku tidak pernah memiliki barang dagangan lebih dari dua muatan unta.  Akan tetapi pada waktu peperangan itu aku memilikinya," terangnya.
Ka'ab bin Malik bercerita :

Rasulullah SAW mempersiapkan pasukan yang akan berangkat.  Aku pun mempersiapkan diri untuk ikut serta.  Namun tiba-tiba timbul pikiran ingin membatalkannya, lalu aku berkata dalam hati, 'Aku bisa melakukannya kalau aku mau.!'

Akhirnya, aku terhanyut oleh berbagai niatan yang berujung pada satu keragu-raguan.  Hingga aku melihat para pasukan kaum muslimin mulai meninggalkan Madinah.  Timbul niatku untuk mengejar mereka, toh mereka belum jauh.  Namun aku tidak melakukannya, rasa malas telah menghampiri bahkan menguasai diriku.

Tampaknya aku ditakdirkan untuk tidak ikut dalam peperangan itu.  Akan tetapi, aku benar-benar merasakan penderitaan batin sejak Rasulullah SAW meninggalkan Madinah.  Bila aku keluar rumah, aku seolah dikucilkan.  Karena aku hanya melihat orang-orang yang diragukan keislamannya.  Baik orang-orang yang sudah mendapat izin Allah karena uzur.  Kalau tidak, mereka orang-orang munafik.  Padahal, aku merasa aku tidak termasuk dalam keduanya.

Konon, Rasulullah SAW tidak pernah menyebut-nyebut namaku kecuali saat sampai ke Tabuk.

Setiba di sana, ketika beliau sedang duduk-duduk bersama para sahabatnya, beliau bertanya, "Apa yang dilakukan Ka'ab bin Malik.?"

Seorang dari Bani Salamah menjawab, "Ya Rasulullah, ia ujub pada keadaan dan dirinya.!"

Mu'az bin Jabal menyangkal, "Buruk benar ucapanmu itu.! Demi Allah, wahai Rasulullah, aku tidak pernah mengerti melainkan kebaikannya saja.!" Rasulullah SAW pun hanya terdiam.

Waktu pun berlalu.  Aku mendengar Rasulullah SAW hendak kembali dari kancah Tabuk.  Pikiranku sibuk dengan berbagai alasan palsu untuk diajukan ke hadapan Rasulullah SAW.  Aku terus bertanya pada diriku sendiri, bagaimana caranya supaya tidak terkena marahnya.

Aku pun meminta pendapat dari bebrapa anggota keluargaku yang terkenal berpikiran bijak.  Akan tetapi, ketika aku mendengar Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah, lenyaplah semua pikiran jahat itu.  Aku merasa yakin, aku tidak akan pernah mampu menyelamatkan diri dengan kebatilan.  Sama sekali.  Maka aku bertekad akan menemui Rasulullah SAW dan mengatakan yang sebenarnya.

Pagi-pagi Rasulullah SAW memasuki kota Madinah.  Sudah menjadi kebiasaan kalau beliau kembali dari suatu perjalanan, pertama kali yang dilakukannya adalah menuju masjid dan shalat dua rakaat.  Demikian pula usai dari Tabuk.  Selesai shalat beliau duduk melayani tamu-tamunya.  Orang-orang yang tidak ikut perang Tabuk pun berdatangan dengan membawa alasan masing-masing diselingi sumpah palsu demi menguatkan alasan mereka.  Jumlah mereka kurang lebih delapun puluh orang.  Rasulullah SAW menerima alasan lahir mereka dan mereka pun meperbaharui baiat setia mereka.  Beliau memohonkan ampunan bagi mereka dan menyerahkan soal batinnya kepada Allah.  Sampai akhirnya tibalah giliranku.

Aku datang mengucapkan salam kepada beliau.  Beliau membalas dengan senyum pula.  Namun jelas terlihat, itu adalah senyum yang memendam amarah.  Beliau memanggilku, "Kemarilah..!"

Aku pun menghampirinya, lalu duduk di hadapannya.  Beliau tiba-tiba bertanya, "Wahai Ka'ab, mengapa dirimu tidak ikut berperang..? Bukankah engkau telah menyatakan baiat kesetiaanmu..?"

Aku menjawab, "Ya Rasulullah.! Demi Allah, kalau duduk di hadapan penduduk bumi yang lain, tentu aku akan berhasil keluar dari amarah mereka dengan berbagai alasan dusta dan dalil lainnya.  Namun demi Allah aku sadar, kalau aku berbicara bohong kepadamu dan engkaupun menerima alasan kebohonganku, aku khawatir Allah akan membenciku, kalau kini aku berbicara jujur, kemudian karena itu engkau marah kepadaku, sesungguhnya aku berharap Allah akan mengampuni kesalahanku. Wahai Rasulullah SAW demi Allah, aku tidak punya uzur.  Demi Allah, keadaan ekonomiku tidak pernah stabil dibandingkan tatkala pertama kali aku mengikutimu.!"

"Kalau begitu, tidak salah lagi.  Kini, pergilah kau hingga Allah menurunkan keputusan-Nya kepadamu.!"tegas Rasulullah SAW.

Aku pun pergi diikuti oleh orang-orang Bani Salamah.  "Demi Allah, kami belum pernah melihatmu melakukan kesalahan sebelum ini.  Kau tampaknya tidak mampu membuat-buat alasan seperti yang lain, padahal dosamu telah terhapus oleh permohonan ampun Rasulullah..!" kata mereka keheranan.

Mereka terus saja menyalahkan tindakanku hingga ingin rasanya aku kembali menghadap Rasulullah SAW untuk membawa alasan palsu.  Bukankah orang lain juga melakukan hal itu.  Aku tanyai mereka, "Apakah ada orang yang bernasib sama denganku..?"

Mereka menjawab, "Ya..! ada dua orang yang menjawab sama denganmu.  Sekarang mereka berdua juga mendapat keputusan yang sama denganmu dari Rasulullah..!"

"Siapa mereka..?" tanyaku.

"Murarah bin Rabi'ah Al-Amiri dan Hilal bin Umayah Al-Waqifi," jawab mereka.

Dua nama lelaki shalih yang pernah ikut dalam perang Badar.  Begitu kudengar dua nama itu, aku bergegas pergi menemui mereka.

Tak lama berselang, aku mendengar Rasulullah melarang kaum muslimin untuk berbicara dengan kami bertiga.  Pada saat itu ada delapan puluh orang yang tidak ikut dalam perang tersebut.

Kami pun mengucilkan diri dari masyarakat umum.  Mereka bersikap lain kepada kami.  Pada waktu itu seakan aku hidup di suatu negeri yang berbeda dari negeri yang aku kenal sebelumnya.  Sedangkan kedua temanku tadi mendekam di rumah masing-masing.  Mereka menangisi nasib dirinya masing-masing.  Aku termasuk orang yang paling kuat dan tabah di antara mereka.  Aku tetap keluar untuk shalat jamaah dan keluar masuk pasar meski tak seorangpun yang mau berbicara denganku atau menanggapi ucapanku.  Aku juga datang ke majelis Rasulullah SAW.  Sesudah beliau shalat, aku mengucapkan salam sembari hati kecilku terus bertanya dan memperhatikan bibir beliau.  Apakah beliau mau menggerakkan bibirnya untuk menjawab salamku atau tidak.

Aku juga shalat dekat sekali dengan beliau.  Aku mencuri pandang melihat ke arah beliau.  Kalau aku bangkit hendak shalat, ia melihat kepadaku.  Namun apabila aku melihat kepadanya, ia segera memalingkan wajahnya.  Belum lagi sikap dingin masyarakat kepadaku terasa lama sekali.

Pada suatu hari, aku mengetuk pintu pagar rumah Abu Qatadah, saudara misanku.  Ia saudara yang paling aku cintai.  Aku mengucapkan salam kepadanya, tetapi demi Allah, ia tidak menjawab salamku.  Aku menegurnya, "Abu Qatadah..! Aku mohon dengan nama Allah, apakah kau tahu bahwa aku mencintai Allah dan Rasul-Nya..?" Aku mengulangi permohonanku itu, namun ia tetap diam.  Aku mengulanginya sekali lagi, tetapi ia hanya menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui..!"

Air mataku pun meleleh.  Aku kembali dengan penuh rasa kecewa.

Pada suatu hari, aku berjalan-jalan ke pasar kota Madinah. Tiba-tiba datang orang awam dari negeri Syam.  Orang itu biasanya mengantarkan dagangan pangan ke kota Madinah.  Ia bertanya, "Siapakah yang mau menolongku menemui Ka'ab bin Malik..?"  Orang-orang di pasar menunjuk ke arahku.  Lalu orang itu menemuiku dan menyerahkan sepucuk surat dari raja Ghassan.  Setelah kubuka, isinya sebagai berikut, "...Selain itu, sahabatmu telah bersikap dingin terhadapmu.  Allah tidak menjadikan kau hidup terhina dan sirna.  Maka, ikutlah dengan kami di Ghassan.  Kami akan menghiburmu..!"

Ketika membaca surat itu hatiku berkata, 'Ini juga salah satu ujian..!' Lantas aku memasukkan surat itu ke dalam tungku dan membakarnya.

Sampailah aku pada hari yang ke-40, di pengasingan dalam kampung halamanku sendiri.  Aku terus menantikan turunnya wahyu dari Allah.  Namun tiba-tiba datanglah seorang utusan Rasulullah SAW menyampaikan pesannya, "Rasulullah memerintahkan kamu untuk menjauhi istrimu..!" kata utusan tadi.

Aku semakin sedih mendengar hal ini, namun aku tetap pasrah kepada Allah.  Aku tanya utusan tadi,"Apakah aku harus menceraikannya atau apa yang harus aku lakukan..?" Ia menjelaskan, "Tidak, tapi kamu harus menjauhinya dan mejauhkannya darimu..!"

Ternyata Rasulullah juga mengirimkan pesan yang sama kepada dua sahabatku yang bernasib sama denganku.  Aku langsung memerintahkan istriku, "Pergilah kepada keluargamu sampai Allah memutuskan hukum-Nya kepada kita..!"

Adapun istri Hilal bin Umaiyah, ia datang menghadap Rasulullah SAW memohon keringanan, "Wahai Rasulullah, sebenarnya Hilal bin Umaiyah sudah sangat tua dan ia tidak memiliki seorang pembantu.  Apakah engkau keberatan kalau aku melayaninya di rumah..?" tanyanya.  "Tetapi ia tidak boleh mendekatimu..!" jawab Rasulullah.  Istri Hilal menjelaskan, "Ya Rasulullah..! Ia sudah tidak bersemangat pada yang itu lagi.  Demi Allah, yang dilakukannya hanya menangisi dosanya sejak saat itu hingga kini..!"

Salah seorang saudaraku juga mengusulkan kepadaku, "Cobalah minta izin kepada Rasulullah supaya istrimu melayani dirimu seperti halnya istri Hilal bin Umayah..!" Aku jawab dengan tegas, "Tidak, aku tidak akan meminta izin kepada Rasulullah.  Apa yang akan beliau katakan nanti, padaha aku masih muda."

Hari-hari pun berlalu.  Aku hidup seorang diri di rumah.  Hingga lengkaplah bilangan malam sejak orang-orang dicegah berbicara denganku menjadi 50 hari 50 malam.

Subuh menjelang pada hari ke-50 pengasinganku.  Ketika tengah berzikir memohon ampunan dan mohon dilepaskan dari kesempitan hidup dalam alam yang luas ini, tiba-tiba terdengar teriakan orang-orang memanggil namaku.

"Wahai Ka'ab bin Malik, bergembiralah..! Wahai Ka'ab bin Malik bergembiralah..!"

Mendengar berita itu aku langsung bersujud memanjatkan syukur kepada Allah.  Aku yakin pembebasan hukuman telah dikeluarkan.  Aku yakin, Allah telah menurunkan ampunan-Nya.

Rasulullah menyampaikan berita kepada para sahabatnya usai shalat Subuh bahwa Allah telah mengampuni aku dan dua orang sahabatku.  Orang-orang pun berlomba mendatangi kami, hendak menceritakan berita gembira itu.  Ada yang datang dengan berkuda, ada pula yang datang dengan berlari mendahului yang berkuda.  Sesudah keduanya sampai dihadapanku, aku berikan kepada kedua orang itu dua setel pakaian yang aku miliki.  Demi Allah, saat itu aku tidak memiliki pakaian kecuali yang dua itu.

Aku segera mencari pinjaman pakaian untuk menghadap Rasulullah.  Ternyata aku telah disambut banyak orang dan mereka mengucapkan selamat kepadaku.  Demi Allah, tidak seorangpun dari Muhajirin yang berdiri memberi ucapan selamat selain Thalhah.  Sikap Thalhah itu tak mungkin aku lupakan.  Sesudah aku mengucapkan salam kepada Rasulullah, mukanya tampak cerah dan bergembira.

"Bergembiralah engkau atas hari ini..! Inilah hari yang paling baik bagimu sejak engkau dilahirkan oleh ibumu..!" kata Thalhah haru.

"Apakah dari Allah ataukah dari engkau ya Rasulullah..?" aku bertanya sambil berupaya menyabarkan diri. "Bukan dariku..! Pengampunan itu datang dari Allah..!" jawab Rasulullah.

Demi Allah, belum pernah aku merasakan besarnya nikmat Allah kepadaku sesudah Dia memberi hidayah Islam kepadaku, lebih besar jiwaku daripada sikap jujurku kepada Rasulullah SAW.

Ka'ab bin Malik lalu membaca ayat pengampunannya itu dengan penuh haru dan syahdu.  Sementara air matanya terus berderai membasahi kedua pipinya.

"Dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas, dan jiwa mereka pun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah melainkan kepada-Nya saja.  Kemudian, Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya.  Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang." (QS. At-Taubah : 118).

Alhamdulillah.

Sumber: kisahkisahislamiblog.
Share:

APLIKASI NILAI KURIKULUM 2006 UNTUK SMP-SMA

Hosting Unlimited Indonesia


APLIKASI REVISI NILAI KURIKULUM 2006
Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberi kekuatan kepada saya sehingga saya mampu menghimpun beberapa kebutuhan guru dalam penilaian menjadi 1 file terintegrasi.

Aplikasi ini dapat digunakan guru dalam rangka menjalankan Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015 dalam menilai aspek Pengetahuan, Ketrampilan dan Sikap
Aplikasi Nilai Kurikulum 2006 - KTSP ini terdiri dari Daftar Nilai Guru untuk 13 kelas, Penilaian Ketrampilan, Penilaian Sikap Akhlak Mulia, Penilaian Kepribadian (Kerapian dan Kebersihan), Analisis Hasil Ulangan Harian (AHUH) bentuk Essay dengan output Analisis Butir Soal, Daya Pembeda, Tingkat Kesukaran Soal dan Realibilitas Soal serta Analisis Ulangan Tengah Semester (UTS) maupun Ulangan Akhir Semester (UAS) bentuk pilihan ganda dan uraian dengan output analisis butir soal per soal.

Support Office Ms Excel 2010.
Aplikasi ini dapat di download pada tautan berikut: Aplikasi Nilai  untuk SMP (download disini), cara setting Macro (download disini) dan Petunjuk Penggunaannya (download disini). Password login purnawanto.

Semoga Bermanfaat.

 Link Aplikasi Lainnya:
- Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar (SD)
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI)
- Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Baru Untuk SMP-MTs/SMA-MA
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMP Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk MTs Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMA Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk MA Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMK Tahun 2016 

- Aplikasi Penelusuran Gaya Belajar Siswa
- Aplikasi Analisis Hasil Ulangan Harian (AHUH)
- Aplikasi Analisis Butir Soal (ABS) Pilihan Ganda 
- Analisis Butir Soal (ABS) Uraian
- Apilkasi Penelusuran Minat Siswa SMP 

Share:

KISAH UJIAN SARINGAN TIGA KALI

Di jaman Yunani kuno, Dr. Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanannya yang tinggi. 

Suatu hari seorang pria berjumpa dengan Socrates dan berkata, "Tahukah anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman anda?"

"Tunggu sebentar," jawab Dr. Socrates. "Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin anda melewati sebuah ujian kecil. Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Kali." 

"Saringan tiga kali?" tanya pria tersebut.
"Betul," lanjut Dr. Socrates "Sebelum anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, mungkin merupakan ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan anda katakan. 

Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Kali. Saringan yang pertama adalah KEBENARAN. Sudah pastikah anda bahwa apa yang akan akan katakan kepada saya adalah benar?"

"Tidak," kata pria tersebut, "Sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukannya kepada anda". 

"Baiklah," kata Socrates. "Jadi anda sungguh tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak." 

Sekarang mari kita coba saringan kedua yaitu KEBAIKAN. Apakah yang akan anda katakan kepada saya mengenai teman saya adalah sesuatu yang baik?" "Tidak, sebaliknya, mengenai hal yang buruk." 

"Jadi," lanjut Socrates, "Anda ingin mengatakan kepada saya sesuatu yang buruk mengenai dia, tetapi anda tidak yakin kalau itu benar. Anda mungkin masih bisa lulus ujian selanjutnya, yaitu KEGUNAAN. Apakah apa yang anda ingin beritahukan kepada saya tentang teman saya tersebut akan berguna buat saya?"

"Tidak, sungguh tidak," jawab pria tersebut. "Kalau begitu," simpul Dr. Socrates, "Jika apa yang anda ingin beritahukan kepada saya ... Tidak benar, tidak juga baik, bahkan tidak berguna untuk saya, kenapa ingin menceritakan kepada saya?" 

(author : unknown) 
Sumber: Blog Cerita-Cerita Motivasi
Share:

KISAH MENDORONG BATU

Seorang laki-laki sedang tertidur di bawah pohon besar. Kemudian dia bermimpi ada cahaya terang mendatanginya. Dia bermimpi bertemu Tuhan. 

Tuhan berkata kepadanya bahwa ada pekerjaan yang harus dilakukannya. Lalu Tuhan menunjukkan kepadanya sebuah batu besar di depan pondoknya. Tuhan menjelaskan bahwa ia harus mendorong batu itu dengan seluruh kekuatannya. 

Hal ini dikerjakan laki-laki itu setiap hari. Berbulan-bulan ia bekerja sejak matahari terbit sampai terbenam, pundaknya sering menjadi kaku menahan dingin, ia kelelahan karena mendorong dengan seluruh kemampuannya. 

Setiap malam laki-laki itu kembali ke kamarnya dengan sedih dan cemas, merasa bahwa sepanjang harinya kosong dan tersia-sia. 

Ketika laki-laki itu mulai putus asa, si Iblispun mulai mengambil bagian untuk mengacaukan pikirannya "Sekian lama kau telah mendorong batu itu tetapi batu itu tidak bergeming. Apa kau ingin bunuh diri? Kau tidak akan pernah bisa memindahkannnya." 

Lalu, ditunjukkannya pada laki-laki itu bahwa tugas itu sangat tidak masuk akal dan salah. Pikiran tersebut kemudian membuat laki-laki itu putus asa dan patah semangat. "Mengapa aku harus bunuh diri seperti ini?" pikirnya. "Aku akan menyisihkan waktuku, dengan sedikit usaha, dan itu akan cukup baik." 

Dan itulah yang direncanakan, sampai suatu hari diputuskannya untuk berdoa dan mengadu segala permasalahannya itu kepada Tuhan. "Tuhan," katanya "Aku telah bekerja keras sekian lama dan menjalankan perintah-Mu, dengan segenap kekuatanku melakukan apa yang Kau inginkan. Tetapi sampai sekarang aku tidak dapat menggerakkan batu itu setengah milimeterpun. Mengapa? Mengapa aku gagal?' 

Tuhan berkata,"Hambaku, ketika aku memintamu untuk melaksanakan perintah-Ku dan kau menyanggupi, Aku berkata bahwa tugasmu adalah mendorong batu itu dengan seluruh kekuatanmu seperti yang telah kau lakukan. Tapi tidak sekalipun Aku berkata bahwa kau mesti menggesernya. Tugasmu hanyalah mendorong. Dan kini kau datang padaKu dengan tenaga terkuras, berpikir bahwa kau telah gagal. tetapi apakah benar?” ”Lihatlah dirimu. Lenganmu kuat dan berotot, punggungmu tegap dan coklat, tanganmu keras karena tekanan terus- menerus, dan kakimu menjadi gempal dan kuat. 

Sebaliknya kau telah bertumbuh banyak dan kini kemampuanmu melebihi sebelumnya. Meski kau belum menggeser batu itu. Tetapi ketaatanmu adalah menurut dan mendorong dan belajar untuk setia dan percaya akan hikmah yang akan Kuberikan kepadamu.

" Lelaki itu tiba-tiba terbangun dari mimpinya, dan bersujud syukur karena ia merasa dan paham bahwa ia telah mendapatkan hidayah-Nya. 


Mutiara Hikmah.

Sahabatku, terkadang, ketika kita mendengar perintah Allah, yang pertama kali kita gunakan cenderung pikiran dan nafsu kita untuk menganalisa keinginanNya, bukan keimanan dahulu yang kita utamakan. Padahal perintah itu jelas kebenarannya. 

Sesungguhnya apa yang Allah inginkan adalah hal-hal yang sangat sederhana agar menuruti dan taat kepadaNya. Dan yakinlah itu adalah kebutuhan kita. Allah tidak butuh ibadah kita. Demi Allah, ketika semua makhluk berpaling dari Nya, maka tidak akan mengurangi sedikitpun kebesaran dan kemulyaan Allah. Dan sebaliknya ketika semua makhluk beribadah kepada Nya, tidak akan menambah sedikitpun kebesaran dan kemuliaan Allah Tuhan kita. Dengan kata lain, taatlah terhadap segala perintah Allah, dan yakinlah bahwa perintah itu adalah kebutuhan kita. Semoga Allah selalu membimbing kita ke jalan-Nya.

Semoga Bermanfaat.
Sumber: Blog Cerita-Cerita Motivasi 
Share:

KISAH SEMANGKUK BAKMI

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang. 

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang. 

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” 
” Ya, tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu. 
“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. 
“Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”. 

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.


 “Ada apa nona?” Tanya si pemilik kedai. “tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. “Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi!, tetapi,? ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”


 “Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai. 


Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? 


Dan kau malah bertengkar dengannya” Ana, terhenyak mendengar hal tersebut. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal tersebut? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya. 


Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. 


Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang”.


Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya. 


Sahabat,...

Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita.

 ~~~ Sahabatku, bagaimanapun kita tidak boleh melupakan jasa orang tua kita. Seringkali kita menganggap mereka merupakan suatu proses alami yang biasa saja. Tetapi kasih dan kepedulian orang tua kita adalah hadiah paling berharga yang diberikan kepada kita sejak lahir. Pikirkanlah hal itu !!! Apakah kita mau menghargai pengorbanan tanpa syarat dari orang tua kita?



Sumber: Blog Cerita-Cerita Motivasi diposkan oleh Jihaduddin Fikri Amrullah
Share:

KISAH PAPAN DAN RAYAP

Dikisahkan dua orang laki-laki bekerja keras membuat sebuah perahu. Ketika sedang sibuk bekerja mereka berdua menemukan rayap disebuah papan. Salah seorang dari mereka kemudian ingin membuang papan itu tapi temannya melarang. 

Dia berkata, ”kenapa papan ini dibuang? Kan sayang. Lagipula tidak ada masalah. Cuma kena rayap sedikit saja.” Karena tidak ingin mengecewakan temannya, papan yang ada rayapnya pun digunakan untuk membuat perahu. 

Selang beberapa hari, perahu pun selesai dan sudah bisa digunakan untuk melayari lautan. Tapi beberapa tahun kemudian, rayap-rayap itu ternyata bertelur dan menetas. Rayap-rayap itu kemudian menggerogoti kayu kapal. Bahkan rayap-rayap itu menyebar kemana-mana hingga memakan kayu yang ada di lambung kapal. 

Kapal terus digunakan dan tak seorang pun sadar hingga akhirnya, kayu-kayu perahu itu pun mulai keropos. Dan, ketika dihantam oleh ombak besar, air berhasil menembus masuk dari celah-celah dan lubang-lubang kayu. Karena hujan juga sering turun dengan deras, para awak perahu tidak mampu lagi menguras air yang masuk ke dalam perahu sehingga akhirnya perahu itu karam. Di dalamnya terdapat barang-barang berharga dan nyawa manusia.

Mutiara Hikmah

Sahabatku, Kalau saja kita sadar bahwa malapetaka besar ini sebenarnya berasal dari hal yang remeh dan tidak berharga seperti papan yang sudah kena rayap. Kalau saja ketika membuat perahu dahulu papan itu dibuang, tentu saja malapetaka ini bisa dicegah. 

Dan, begitulah kalau pada kenyataannya kita sering tidak sadar kalau perbuatan-perbuatan kesalahan kecil dan remeh yang kita lakukan kadang-kadang justru malah menimbulkan malapetaka besar. orang arif bijak pernah berkata :"Berhati-hatilah dan berhematlah atas pengeluaran-pengeluaran kecil. kebocoran kecil bisa mengaramkan kapal." Semoga bermanfaat... Salam Motivasi...!

(by : Mushasi pada blog Cerita-Cerita Mativasi 
Share:

LATIHAN SOAL UKG PAEDAGOGIK DAN MATA PELAJARAN

Bapak/Ibu Guru, yuk kita Latihan Soal UKG Kompetensi Paedagogik dan soal untuk mata pelajaran berikut. File ini didapat dari beberapa web/blog di dunia maya.
Silahkan download, pasti bermanfaat untuk persiapan lebih awal.


Bapak/Ibu Guru, silahkan klik tautan untuk unduh.
1.   Soal Latihan Kompetensi Pedagogik (unduh)

Taman Kanak-Kanak:
1. Soal Latihan UKG Guru TK 1 (unduh)
2. Soal Latihan UKG Guru TK 2 (unduh)

Sekolah Dasar:
1.   Soal Latihan Mapel Sekolah Dasar  (unduh)
2.   Soal Latihan Mapel Penjaskes SD (unduh)

Sekolah Menengah Pertama (SMP)
1.   Soal Latihan Mapel PKn (unduh)
2.   Soal Latihan Mapel Bahasa Indonesia (unduh)
3.   Soal Latihan Mapel Matematika (unduh)
4.   Soal Latihan Mapel IPA Fisika (unduh)
5.   Soal Latihan Mapel IPA Biologi (unduh)
6.   Soal Latihan Mapel IPS (unduh)
7.   Soal Latihan Mapel TIK (unduh)
8. Soal Latihan Mapel BK (unduh)

Semoga Bermanfaat.
Share:

APLIKASI RAPORT KURIKULUM 2013 UNTUK SMP TAHUN 2016

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah SWT, Tuhan pemilik alam semesta. Berkah karunia dan bantuan dari Allah serta motivasi dari sahabat-sahabat Guru, Aplikasi Raport Kurikulum 2013 untuk SMP dapat diselesaikan. Aplikasi Raport ini memiliki output (hasil): 1). Buku Raport 2). DKN/Legger per kelas 3). DKN/Legger per siswa  dan 4). Buku Induk Siswa. Sehingga aplikasi ini berperan multi fungsi, sekali input menghasilkan 4 dokumen wali kelas.
Aplikasi ini berdasarkan Juknis Penilaian Kurikulum Tahun 2015 untuk SMP.
Cara Pemesanan Aplikasi Raport SMP Tahun 2016
(1). Kirimkan Bukti Transfer Rp 250.000 via sms (ke HP 0822 9403 5365 /WA 085977311504) atau ke alamat email purnawanto@gmail.com. Tujuan Transfer BRI Cabang Tebing Tinggi No.Rek 0283-01-004084-53-3 atas nama Purnawanto.
(2). Kirimkan nama sekolah, struktur mata pelajaran, logo sekolah dan alamat email untuk pengiriman file aplikasi. 

3). Sekolah akan mendapatkan  1). Aplikasi Raport Semester 2). Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Versi 01.2016  3). Aplikasi Raport UTS  4). Aplikasi Analisis Hasil Ulangan Harian 5). Aplikasi Analisis Butir Soal Uraian  6). Aplikasi Analisis Butir Soal Pilihan Ganda
Pedoman Penilaian Baru Kurikulum 2013. 
-Download Penilaian untuk SD Tahun 2015 (klik disini) 
-Download Penilaian untuk SMP Tahun 2015 (klik disini)  
-Download Penilaian untuk SMA Tahun 2015 (klik disini)  
-Download Penilaian untuk SMK Tahun 2015 (klik disini)

Link Topik Lainnya:
- Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar (SD)
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI)
- Aplikasi Nilai Kurikulum 2013 Baru Untuk SMP-MTs/SMA-MA
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMP Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk MTs Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMA Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk MA Tahun 2016
- Aplikasi Nilai dan Raport Kurikulum 2013 Untuk SMK Tahun 2016 

- Aplikasi Penelusuran Gaya Belajar Siswa
- Aplikasi Analisis Hasil Ulangan Harian (AHUH)
- Aplikasi Analisis Butir Soal (ABS) Pilihan Ganda 
- Analisis Butir Soal (ABS) Uraian
- Apilkasi Penelusuran Minat Siswa SMP 

Terima Kasih
Share:

KISAH BATU KECIL

Hosting Unlimited Indonesia
Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat pada tembok yang sangat tinggi. 
Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada kawan kerjanya yang berada di bawah. Pekerja tersebut berteriak - teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja. 

Oleh karena itu, untuk menarik perhatian temannya yang berada jauh dibawahnya, ia mencoba melemparkan koin uang logam didepan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang logam tersebut lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama. 
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya kearah teman yang ada di bawah. Batu itu pun jatuh tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya yang dibawah menengadahkan kepala keatas. Sekarang pekerja tersebut dapat memberikan pesan catatan kepada kawannya di bawah.

Hikmah.
 Tuhan kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Seringkali Tuhan melimpahkan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. 

Sahabat,
"batu kecil" yang dilemparkan tadi bisa jadi merupakan peringatan kepada kita agar kita tidak selalu "sibuk" dengan urusan-urusan dunia. Terkadang kitapun selalu "lupa" bersyukur kepada Nya. "Koin-koin" yang awalnya dilemparkan tersebut merefleksikan rahmat, rejeki, kesempatan, kelegaan, kesehatan, kemudahan, tetapi itu terkadang tidak membuat kita "menengadah" kepada Nya. 

Akhirnya Tuhan melemparkan sebuah batu kecil kepada kita, semoga dengan ini menjadikan kita Hamba-Hamba yang pandai mensyukuri Nikmat-Nikmat-Nya dan walau kita ditimpa "batu kecil" kita tetap sabar,berdoa dan berharap Allah berbuat demikian karena Dia merencanakan kebaikan buat kita kelak dan menjadikan kita manusia yang bertaqwa. Amin.

Sumber: Cerita-Cerita Motivasi.Blogspot
Share:

KISAH WORTEL, TELUR DAN KOPI

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan bertanya mengapa hidup ini terasa begitu sukar dan menyakitkan baginya. Dia tidak tahu bagaimana untuk menghadapinya dan hampir menyerah kalah dalam kehidupan. Setiap kali satu masalah selesai, timbul pula masalah baru.
Ayahnya yang bekerja sebagai tukang masak membawa anaknya itu ke dapur. Dia mengisi tiga buah periuk dengan air dan menjerangkannya diatas api. Setelah air di dalam ketiga periuk tersebut mendidih, dia memasukkan wortel di dalam periuk pertama, telur dalam periuk kedua dan serbuk kopi dalam periuk terakhir.

Dia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak tertanya-tanya dan menunggu dengan tidak sabar sambil memikirkan apa yang sedang dilakukan oleh ayahnya. Setelah 20 minit, si ayah mematikan api.
Dia menyisihkan wortel dan menaruhnya dalam mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya dalam mangkuk yang lain dan menuangkan kopi di mangkuk lain.

Lalu dia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?” “Wortel, telur dan kopi”, jawab si anak. Ayahnya meminta anaknya merasa wortel itu. Dia melakukannya dan berasa bahwa wortel itu sedap dimakan.
Ayahnya meminta mengambil telur itu dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, dia dapati sebiji telur rebus yang isinya sudah keras.
Terakhir, ayahnya meminta untuk merasa kopi. Dia tersenyum ketika meminum kopi dengan aromanya yang wangi. Setelah itu, si anak bertanya, “Apa erti semua ini, ayah?” Ayah menerangkan bahawa ketiga-tiga bahan itu telah menghadapi kesulitan yang sama, direbus dalam air dengan api yang panas tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan mudah dimakan. Telur pula sebelumnya mudah pecah dengan isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Serbuk kopi pula mengalami perubahan yang unik. Setelah berada didalam rebusan air, serbuk kopi mengubah warna dan rasa air tersebut.
“Kamu termasuk golongan yang mana? Air panas yang mendidih itu umpama kesukaran dan dugaan yang bakal kamu lalui. Ketika kesukaran dan kesulitan itu mendatangimu, bagaimana harus kau menghadapinya ?

Apakah kamu seperti wortel, telur atau kopi ?” tanya ayahnya.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita adalah wortel yang kelihatan keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kita menyerah menjadi lembut dan kehilangan kekuatan. Atau, apakah kita adalah telur yang pada awalnya memiliki hati lembut, dengan jiwa yang dinamis ? Namun setelah adanya kematian, patah hati, perpisahan atau apa saja cabaran dalam kehidupan akhirnya kita menjadi menjadi keras dan kaku.

Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kita menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku? Atau adakah kita serbuk kopi ? Yang berhasil mengubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasa yang maksimum pada suhu 100 darjah celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi akan terasa semakin nikmat.
Jika kita seperti serbuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk atau memuncak, kita akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan disekitar kita juga menjadi semakin baik.
Samalah halnya dengan serbuk kopi yang berjaya mengubah air panas yang membakarnya menjadikan ia lebih sedap dan enak untuk diminum.

Antara wortel, telur dan kopi, kita yang mana?

Semoga Bermanfaat.
Share:

IKUTAN SURVEY, DAPAT POINT DAN APAT UANG


APAKAH YOUGOV?

YouGov melakukan jajak pendapat di internet tentang politik, urusan publik, produk, merek, dan topik kepentingan umum lainnya. Jajak pendapat YouGov dilakukan oleh orang-orang, dari seluruh wilayah, yang setuju untuk berbagi pemikiran mereka tentang berbagai macam masalah yang penting. Siapa saja yang berusia 16 tahun ke atas bebas untuk bergabung.

daftar sekarang Disini  klik daftar

BERAPA LAMA SURVEI YOUGOV UMUMNYA?

Kebanyakan survei yougov sangat pendek dan hanya memerlukan waktu sekitar lima hingga tujuh menit untuk menyelesaikannya. Survei umum total hanya sekitar 20 hingga 30 pertanyaan yang cukup pendek. Kadang-kadang, akan ada survei yang lebih panjang atau survei dengan pertanyaan yang lebih kompleks. Survei terpanjang seharusnya tidak memerlukan waktu lebih dari 20 menit untuk menyelesaikannya.

BAGAIMANA SAYA DIBERI TAHU TENTANG SURVEI-SURVEI BARU?

Setiap saat kami memiliki survei baru untuk Anda isi, Anda akan menerima e-mail pemberitahuan, dan Anda akan bisa mengakses survei langsung dari e-mail.

DATA YANG DIKUMPULKAN OLEH YOUGOV AKAN DIGUNAKAN UNTUK TUJUAN APA?

Data dari survei yougov digunakan oleh media berita, kelompok kepentingan publik, lembaga-lembaga, perusahaan, dan agen-agen marketing, untuk mengungkapkan dan menganalisis opini publik.

DAFTAR SEKARANG DISINI  KLIK DAFTAR

SIAPA YANG MEMBAYAR JAJAK PENDAPAT INI?

YouGov melakukan survei untuk berbagai kelompok klien untuk membantu mereka memahami pandangan publik dengan lebih baik tentang urusan publik terkini, dan merek dan produk konsumen.
YouGov adalah organisasi non-partisan. banyak dari survei kami yang tidak ada hubungannya dengan politik. Kami juga melakukan jajak pendapat politik – beberapa untuk klien dan beberapa mewakili kami untuk mengukur opini publik di wilayah itu. Jajak pendapat kami sendiri tidak ditulis dari sudut pandang politik, tapi ditujukan sebagai upaya ilmiah sosial untuk membaca opini publik. Survei yang kami lakukan tidak ditujukan untuk memengaruhi opini Anda, tapi untuk mengukur opini-opini tersebut. Yakinlah bahwa saat Anda menjawab jajak pendapat di yougov, privasi Anda aman, dan jawaban Anda bisa membuat perbedaan.

APAKAH INFORMASI YANG SAYA BERIKAN PADA YOUGOV AKAN BERSIFAT RAHASIA?

Ya. Jawaban Anda akan digunakan hanya untuk tabulasi statistik, misalnya "50% publik setuju dengan pemotongan pajak" atau "10% wanita lebih memilih merek x." Jawaban individu Anda tak akan pernah diungkapkan kepada siapa pun yang bisa mengungkapkan identitas Anda. Silakan membaca kebijakan privasi untuk detail lebih lanjut.

AKANKAH SAYA MENERIMA PESAN E-MAIL DARI SIAPA PUN SELAIN YOUGOV?

Tidak. Dalam situasi apa pun, YouGov tidak akan memberikan, menyewakan, atau menjual alamat e-mail Anda kepada siapa pun atau mengizinkan pesan-pesan dikirimkan kepada Anda oleh pihak ketiga.

APAKAH SAYA HARUS MEMBAYAR ATAU BERLANGGANAN APA PUN?

Tidak. YouGov hanya melakukan jajak pendapat publik yang sah. Anda tidak akan diminta untuk membayar atau berlangganan apa pun.

DI MANA SAYA DAPAT MELIHAT POIN SAYA?

Anda harus log in untuk melihat poin Anda. jika Anda telah log in, poin Anda akan tampak di bagian kanan atas dari laman.

BAGAIMANA SAYA DAPAT ME-RESET SANDI SAYA?

Jika Anda lupa sandi Anda atau perlu untuk me-reset-nya karena alasan apa pun, klik pada lupa sandi Anda dari halaman login

DI MANA SAYA DAPAT MENGUBAH ALAMAT SURAT ATAU E-MAIL SAYA?

Anda bisa mengubah alamat Anda dari halaman akun Anda. Untuk menuju ke halaman akun Anda, dari menu bagian atas pilih YouGov Saya lalu Akun.

BAGAIMANA SAYA KELUAR DARI YOUGOV?

Meskipun kami berharap Anda akan menikmati dalam menjadi anggota situs ini, jika Anda memiliki alasan apa pun untuk keluar, silakan kunjungi halaman batalkan keanggotaan. harap diingat bahwa Anda akan kehilangan poin-poin yang Anda miliki di akun Anda jika Anda membatalkan keanggotaan.

Untuk Memulai, 

DAFTAR SEKARANG DISINI  KLIK DAFTAR

APAKAH BERGABUNG MENJADI ANGGOTA YOUGOV GRATIS?

Ya, bergabung menjadi panel YouGov tidak dikenakan biaya apapun baik untuk mendaftar ataupun mencairkan poin.

DIMANAKAH SAYA DAPAT MELIHAT ID BIG SHOT SAYA?

Caranya mudah. Anda bisa: 1. Masuk ke profil keanggotaan AirAsia Anda di situs AirAsia untuk mengecek nomor member Anda, atau 2. Masuk ke portal BIG Shot di situs AirAsia atau 3. Lihat email sambutan yang AirAsia telah kirim sebelumnya, atau 4. Kontak AirAsia melalui AskBIG.

BERAPA LAMAKAH WAKTU YANG DIBUTUHKAN UNTUK MENDAPATKAN 250 POIN AIRASIA BIG SETELAH SAYA MENDAFTAR MENJADI ANGGOTA YOUGOV?

Poin tersebut akan ditransfer ke account BIG Anda dalam waktu 10 hari setelah Anda mendaftar dan menyelesaikan survei selamat datang.

Menggunakan Poin YouGov

IMBALAN APAKAH YANG DITAWARKAN UNTUK BERPARTISIPASI DALAM SURVEI?

Saat Anda mengikuti survei, Anda dapat mengumpulkan poin yang nantinya bisa ditukarkan menjadi poin AirAsia BIG atau hadiah lainnya.
Beberapa cara kami memberikan hadiah untuk anggota kami di berbagai daerah:•  Poin Airsia BIG
•  Uang tunai melalui account PayPal atau kartu prabayar
•  Voucher belanja atau makan di took/restoran favorit Anda
•  Pulsa isi ulang ponsel
•  Sumbangan amal
Sangkalan Terhadap HadiahPoin tidak berharga apapun kecuali jika diklaim oleh anggota pemegang akun untuk mencairkan hadiah. Nilai hadiah, poin yang digunakan untuk mencairkan, dan hadiah yang ditawarkan bisa berubah-ubah dari waktu ke waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. YouGov berhak untuk mengubah dan memperbaiki kapanpun tanpa pemberitahuan.

BERAPA POIN KAH YANG AKAN SAYA DAPATKAN UNTUK MENYELESAIKAN SEBUAH SURVEI?

Banyaknya poin yang Anda dapatkan untuk menyelesaikan survei ditentukan dari panjang survei tersebut. Biasanya Anda akan mendapatkan maksimal 400 poin setelah menyelesaikan survei yang berdurasi 15 menit.

BERAPAKAH BATAS MINIMUM UNTUK PENCAIRAN POIN? ?

Batas minimum untuk pencairan poin adalah 5000 poin YouGov.

APAKAH POIN YOUGOV SAYA DAPAT KADALUARSA?

Tidak. Poin YouGov Anda tidak akan kadaluarsa.

Mencairkan Poin YouGov:  

DAFTAR SEKARANG DISINI  KLIK DAFTAR

BERAPA LAMAKAH WAKTU YANG DIPERLUKAN UNTUK POIN BIG SAYA DAPAT MUNCUL DI ACCOUNT AIR ASIA SAYA?

Poin BIG dari Survei Selamat Datang Anda akan masuk ke akun AirAsia Anda dalam 10 hari sejak permintaan diterima.
Penukaran hadiah poin BIG akan masuk ke akun AirAsia Anda dalam 10 hari sejak permintaan diterima.

APAKAH SAYA HARUS MEMBAYAR UNTUK PENGIRIMAN DAN PENGURUSAN HADIAH SAYA SAAT SAYA MENCAIRKAN POIN SAYA?

Tidak, kecuali ada pemberitahuan khusus di situs kami. Dalam kebanyakan kasus, Anda cukup mencairkan Poin Anda pada hadiah pilihan Anda dan kami akan mengurus pengirimannya.

BAGAIMANAKAH CARA PENGIRIMAN HADIAH/UANG SETELAH SAYA MEMASUKKAN PERMOHONAN PENCAIRAN? INFORMASI APAKAH YANG SAYA PERLU BERIKAN DALAM PROSESNYA?

• Uang tunai akan dikirimkan ke akun PayPal Anda dalam 10 hari kerja sejak permintaan diterima.
• Hadiah semacam kartu hadiah akan dikirimkan ke alamat postal Anda dalam 1 bulan sejak permintaan diterima.
• Poin AirAsia BIG Points Anda akan ditransfer keakun BIG Anda dalam 10 hari sejak permintaan diterima.
• Pulsa akan ditransfer ke akun Anda dalam 22 hari kerja sejak permintaan diterima.
Untuk memastikan pengiriman yang tepat, mohon masukkan alamat pos Anda dan informasi berikut: (1) Nama bank (2) Nomor account bak (3) Nama lengkap (4) Nomor ponsel Anda pada “Info Saya” di halaman account. Untuk informasi account bank dan nomor ponsel, mohon masukkan di kotak bagian “Jalan”

BAGAIMANA CARA SAYA DAPAT MENUKARKAN POIN YOUGOV DENGAN UANG TUNAI?

Saat Anda telah mengumpulkan 5000 poin, Anda dapat mengklik tombol 'Tebus' untuk memperoleh SG$25. Mohon ketahui bahwa tombol 'Tebus' tidak akan dapat diklik jika Anda tidak memiliki poin yang cukup untuk penebusan.
Jika Anda belum mengumpulkan poin yang cukup, Anda akan melihat:

DAFTAR SEKARANG DISINI  KLIK DAFTAR.

Sumber: FAQ: https://ap.yougov.com/id/faq/#B1
Share:

Total Pengunjung

BTemplates.com

Followers

Contact Form

Name

Email *

Message *

Blog Archive

Apakah Blog ini Bermanfaat?

Blog Archive